Pemprov Sulteng Bentuk Tim Khusus Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Percepatan dan Stabilitas Daerah

Bagikan Via:

PALU,MEDULA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi membentuk Tim Khusus (Timsus) Pertumbuhan Ekonomi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan dan stabilitas ekonomi daerah. Timsus ini dibentuk sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diberi mandat untuk mengakselerasi berbagai program pembangunan serta pengendalian ekonomi masyarakat.

Dilansir dari kailipost.com, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memimpin langsung rapat perdana tim tersebut. Turut hadir Sekretaris Daerah Novalina, para asisten, staf ahli gubernur, serta pejabat tinggi OPD lingkup Pemprov Sulteng.

Dalam arahannya, Wagub menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerja cepat agar target yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai. “Kita harus bergerak secara simultan. Seluruh perangkat daerah diminta menyiapkan data yang dibutuhkan, agar laporan bulanan ke Kemendagri bisa dikirim tepat waktu sebelum tanggal 20 Agustus,” tegasnya.

Fokus Utama Timsus

Timsus Pertumbuhan Ekonomi Sulteng memiliki sembilan fokus utama, yakni:

  1. Mempercepat realisasi APBD.
  2. Mendorong investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.
  3. Mempercepat pembangunan infrastruktur dan Proyek Strategis Nasional (PSN).
  4. Mengendalikan harga bahan pokok untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
  5. Mencegah praktik ekspor dan impor ilegal.
  6. Memperluas lapangan kerja.
  7. Meningkatkan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.
  8. Mendorong peningkatan hasil industri manufaktur lokal.
  9. Mempermudah proses perizinan bagi pelaku usaha.

Wagub menekankan, seluruh poin tersebut saling berkaitan dan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Dengan langkah-langkah ini, kita berharap pertumbuhan ekonomi Sulteng semakin inklusif, merata, dan memberikan efek nyata bagi rakyat,” ujarnya.

Menyongsong Indonesia Emas 2045

Pembentukan tim ini juga sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045. Sulteng, dengan kekayaan sumber daya alam dan potensi investasi yang besar, dipandang strategis untuk menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.

Pemerintah provinsi berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, memperluas akses lapangan kerja, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan industri kecil menengah.

“Kerja sama lintas sektor adalah kunci. Pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat harus bersinergi agar ekonomi Sulteng tumbuh berkelanjutan,” tambah Wagub Reny.

Dengan adanya Timsus Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Sulteng berharap roda pembangunan berjalan lebih cepat, stabilitas harga terjaga, serta peluang usaha semakin terbuka luas bagi masyarakat daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *