PALU, MEDULA.id – Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen dalam mendukung pelayanan yang optimal, Jasa Raharja Sulawesi Tengah melalui Divisi Pelayanan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada RS Undata Kota Palu dengan kategori “Form and Diagnosis Accuracy Champion”.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Tengah pada Selasa, 10 Februari 2026. Pemberian piagam ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi dan ketelitian RS Undata dalam memastikan akurasi pengisian formulir serta ketepatan diagnosis medis yang menjadi dasar dalam proses pelayanan dan administrasi klaim.
Kategori “Form and Diagnosis Accuracy Champion” diberikan kepada rumah sakit yang dinilai memiliki standar tinggi dalam kelengkapan dokumen, ketepatan kode diagnosis, serta kesesuaian data medis dengan prosedur administrasi Jasa Raharja. Aspek tersebut dinilai sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kecepatan dan kelancaran proses penjaminan biaya perawatan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa ketepatan administrasi dan diagnosis medis merupakan fondasi utama dalam sistem pelayanan yang efektif dan transparan. Kesalahan kecil dalam pengisian dokumen dapat berdampak pada keterlambatan proses klaim. Oleh karena itu, komitmen RS Undata dalam menjaga kualitas dan akurasi dinilai layak mendapatkan apresiasi.
Sementara itu, manajemen RS Undata Kota Palu menyambut baik penghargaan tersebut dan menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim, baik tenaga medis maupun tenaga administrasi, yang senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan standar pelayanan.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa ketelitian dalam pengisian formulir dan penetapan diagnosis bukan hanya bagian dari prosedur administratif, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam memberikan kepastian pelayanan kepada pasien.
Melalui penghargaan ini, diharapkan sinergi antara Jasa Raharja dan RS Undata Kota Palu semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas, dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan transparan.
Ke depan, kolaborasi yang baik antara institusi penjamin dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan terus ditingkatkan demi mewujudkan sistem layanan kesehatan yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
