Pertumbuhan Ekonomi Palu Capai 5,96 Persen, Pemkot Perkuat Langkah Menuju Target Nasional 8 Persen

Bagikan Via:

PALU, MEDULA.ID –  Pemerintah Kota Palu terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mengawal pertumbuhan ekonomi daerah sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029. Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan Pemerintah Kota Palu dalam rapat bersama Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang membahas pengawalan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Rapat dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Sekretaris Kota Palu, Senin (14/9/2026). Pemerintah Kota Palu diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa, bersama sejumlah OPD terkait, di antaranya Bappeda dan BPKAD Kota Palu.

Dalam rapat tersebut, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad R. Balombo, menyampaikan bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan dukungan nyata dari seluruh tingkatan pemerintahan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan berbagai kebijakan dan program percepatan ekonomi dapat diimplementasikan secara konkret di daerah. “Arahan Bapak Sekretaris Jenderal Kemendagri menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah pusat. Diperlukan komitmen dan sinergi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota melalui langkah-langkah nyata dalam mengawal percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Untuk memperkuat koordinasi tersebut, Kemendagri meminta pemerintah daerah segera membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Tim ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor yang bertugas memastikan berbagai program strategis berjalan secara terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Berdasarkan Surat Mendagri Nomor 500/6464/SJ Tahun 2026, tim tersebut dipimpin oleh sekretaris daerah sebagai ketua dan kepala Bappeda sebagai sekretaris. Keanggotaan tim juga melibatkan perangkat daerah terkait, serta unsur kejaksaan, kepolisian, TNI, dan Bank Indonesia.

“Tim ini memiliki tugas melakukan pemantauan, pengawalan, dan pelaporan terhadap pelaksanaan percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah sehingga berbagai program strategis dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” jelas La Ode. Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025–2029 yang menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Presiden, lanjutnya, telah menekankan pentingnya perencanaan yang realistis serta diwujudkan melalui langkah-langkah konkret di lapangan. Di sisi lain, Kota Palu menunjukkan kinerja pertumbuhan ekonomi yang cukup positif. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Palu secara year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 5,96 persen, melampaui target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 5,27 persen.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Palu untuk terus meningkatkan kinerja perekonomian daerah sekaligus memperkuat berbagai sektor yang memiliki potensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kota Palu akan terus mendorong sinergi lintas sektor, optimalisasi program pembangunan, penguatan sektor ekonomi produktif, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui rapat tersebut, Pemkot Palu juga menegaskan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pemerintah pusat dalam mengawal pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan capaian pertumbuhan yang telah melampaui target tahun 2026, Pemerintah Kota Palu optimistis momentum tersebut dapat terus dijaga dan ditingkatkan sehingga memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah maupun target nasional sebesar 8 persen pada 2029.

Rilis. Imron
Foto. Jufri
Protokol. Ririn. Merry dan Kabag Miranti Wulandari – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *