
Pertanyaan ini tampak sederhana, tetapi jika dilihat dari perspektif sosiologi, ia menyimpan persoalan yang jauh lebih dalam. Kota bukan sekadar kumpulan gedung, jalan, pusat perdagangan, ruang publik, perkantoran, atau kawasan permukiman. Kota adalah ruang sosial tempat manusia hidup, bekerja, berinteraksi, membangun identitas, mengalami konflik, membentuk solidaritas, sekaligus memperjuangkan kepentingannya.