Dari Pesisir hingga Pegunungan, Gekrafs Donggala Siap Rangkul Potensi Ekraf di 16 Kecamatan

Bagikan Via:

PALU, MEDULA.ID – Orkestrasi kebangkitan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah mulai ditabuh. Bertempat di Ballroom Grand The Sya Hotel, Selasa (28/07/2026), tongkat estafet kepemimpinan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Donggala resmi diserahterimakan kepada Rehstaat H. Pelu, yang dilantik bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulawesi Tengah.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima pataka. Di bawah komando Rehstaat, DPC Gekrafs Donggala bersiap melakukan manuver agresif untuk menjahit potensi ekonomi kreatif yang selama ini berserakan di tingkat akar rumput.

Kehadiran Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, yang turun langsung ke Palu, dinilai menjadi injeksi moral yang masif bagi pergerakan industri kreatif lokal.

Dalam pidato perdananya, Rehstaat secara terbuka memberikan apresiasi atas soliditas tokoh-tokoh muda yang terus mematangkan ekosistem kreatif di Bumi Tadulako. Ia secara khusus menyoroti peran Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, dan Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Tengah, Hasan Abdul Karim, sebagai lokomotif perubahan.

“Kami mengapresiasi anak muda yang berani berbagi, menciptakan gagasan, dan berkontribusi nyata. Sosok Abcandra Akbar Supratman adalah panglima pemuda Sulawesi Tengah yang konsisten membawa gagasan perubahan. Begitu pula dengan mentor kami, Kakak Hasan Abdul Karim, yang terus menjadi teladan di garis depan,” ujar Rehstaat dengan nada optimis.

Bagi Gekrafs Donggala, kolaborasi lintas generasi dan institusi adalah kunci. Oleh karena itu, Rehstaat menegaskan komitmen lembaganya untuk segera merapatkan barisan dengan Pemerintah Kabupaten Donggala di bawah nakhoda Penjabat (Pj.) Bupati Vera Elena Laruni. Fokus utamanya: akselerasi sektor pariwisata dan penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Donggala, dengan lanskap pesisir dan kekayaan budayanya, menyimpan amunisi besar di sektor pariwisata. Namun, hal itu belum cukup. DPC Gekrafs Donggala menargetkan ekspansi pembinaan yang merata melintasi 16 kecamatan di wilayah tersebut.

Langkah ini dirancang agar 17 subsektor ekonomi kreatif—mulai dari kriya, kuliner, fesyen, hingga seni pertunjukan dan aplikasi digital—bisa tumbuh beriringan tanpa meninggalkan satu wilayah pun.

“Gekrafs siap berdiri di barisan terdepan untuk membina UMKM dan pariwisata Donggala. Kami akan turun gelanggang, merangkul seluruh potensi anak muda di 16 kecamatan. Ekosistem ekonomi kreatif di Donggala harus tumbuh pesat dan berdaya saing,” pungkas Rehstaat, mengunci komitmen pergerakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *